Ngintip Apaan?

ngintip yang lagi begituan
Di tengah ramenya komik dan cerita soal politik yang aptudet banget sama isu yang lagi ngehits sekarang, Bang Amar sama Mas Way justru sama sekali gak tertarik buat ikutan bahas. Bukan apa-apa.. Mereka emang gak ngarti urusan begituan! Jangankan buat bahas politik, mikirin sebab kenapa kalo bini lagi mens itu gak boleh digaulin aja gak nyampe!

Tapi.. biarpun begitu, jangan ragukan mereka dalam urusan mengatur strategi penyusupan. Bukan menyusup ke sistem server seperti halnya para hacker, melainkan strategi untuk menyusup dan mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh pasangan muda-mudi yang tengah berduaan di kebon kosong.

Mengintip.. itu istilah yang diakui oleh dewan internasionalnya.
Betul sekali..! diantara heningnya suasana semak belukar yang tumbuh di salah satu sudut kampung tempat tinggal mereka, keduanya mendapati ada yang tengah asik indehoy!! Tau indehoy? Indehoy itu bahasa Belandanya indehooij. Ya, mereka melihat ada yang melakukan perbuatan indehooij..!!
Sontak, perbuatan indehooij itu mengundang mereka untuk mengintip.

Lalu setelahnya, akan mereka apakan pelaku tindakan indehooij tersebut?

Mengingat bahwa mengarak pasangan indehooij itu merupakan tindakan yang gak kalah nista dari perbuatan indehooij itu sendiri, maka mereka memilih untuk membiarkan semuanya mengalir.. alias terus menikmati tontonan ala japhihi tersebut.
Mereka menonton, menikmati, dan meresapi, sodara sodara!!!
Lantas, bagaimana dengan nasib dari pelaku adegannya? Apakah berakhir dengan hepi endank? Atau justru akan menggantung seperti senetron kang bubur naek haji sebelum pindah ke channel sebelah? Temukan jawabannya di episode mendatang The Kamasutress, yang akan hadir di webtoon..

Jangan lupa juga kalo episode ini tayang.. eh, terbit.. nanti, kalian kudu ngasih komen, lope warna merah, paporit, sama share. Biar apa? Biar sayanya senang..! Saya, Bang Amar dan Mas Wahyu senang. Kalian juga senang, om juga senang, dan tante juga girang.
Pokoknya.. tunggu aja indehooij itu episode The Kamasutress mendatang!

Salam pelakor! (Pemerhati Laporan Korupsi)

No comments:

Post a Comment